Wuush! Busway Layang Ciledug-Blok M Rp 1,4 T Segera Dibangun

 

Jakarta – Elevated busway (busway layang) Ciledug-Blok M rencananya dibangun tahun 2013. Proyek ini diperkirakan menelan anggaran Rp 1,4 triliun.

Pembangunan busway layang menjadi topik hangat yang dibahas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan jajarannya dalam rapat pimpinan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2012).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono menjelaskan busway layang akan dibangun dalam 3 tahap secara multiyears. Tahun 2013 akan dilakukan Detail Engineering Design (DED) selama 6 bulan.

Setelah itu, kata Pristono, akan dilanjutkan dengan sistem lelang sekitar 2 bulan. Ketiga, pembangunan fisik bisa dimulai di tahun 2013 dan dilanjutkan tahun 2014 full selama satu tahun.

“Tahun tahun 2015 dalam 2 triwulan sehingga busway layang ini bisa dipakai. Insya Allah sudah jadi dari Ciledug-Blok M,” kata Pristono.

Menurut dia, anggaran yang digelontorkan dalam proyek ini Rp 1,4 triliun. “Di mana Rp 300 miliar pada tahun 2013, Rp 800 miliar tahun 2014, dan Rp 300 miliar lagi tahun 2015. Jadi total Rp 1,4 triliun,” kata Pristono.

Dalam pertemuan itu, Pristono mengatakan sejumlah pakar transportasi diundang untuk memberikan masukan mengenai paparan revitalisasi busway.

Dikatakan dia, busway masih banyak kekurangannya. Pertama, halte kurang besar. Kedua, halte terlalu tertutup dan selanjutnya diperlukan jalur untuk menyalip.

“Ini insya Allah akan kita programkan di tahun-tahun mendatang sehingga kalau haltenya besar terasa nyaman, buswaynya bisa menyalip. Artinya meningkatkan jumlah penumpang yang cukup tinggi karena Pak Gubernur tahun ini saja kan sudah menyediakan 450 bus, 300 single, 150 bus gandeng,” papar dia. 

Menurut dia, penambahan armada bus akan terealisasi pada tahun 2013. Pada akhir Desember ini akan datang lagi 102 bus. 

Ia menambahkan perlu ada sterilisasi jalur. Separator busway akan ditinggikan 50 centimeter.

“Ini juga sangat penting supaya jalur busway itu tidak diserobot, bisa lancar sehingga bisa menjanjikan waktunya (headway). Waktunya itu kan sekitar 10-15 menit tapi sekarang bisa memakan waktu sampai 20 menit karena tergantung oleh kemacetan. Tapi kalau jalur itu steril bisa diatasi. Peninggian separator dapat dilihat di koridor 2,3,5,6 dan 8 dan akan diteruskan tahun depan,” ujar Pristono.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s